Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Pembangunan Kantor di Terminal Keputih

kantor keputih 1

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya saat ini sedang melakukan pembangunan kantor di Terminal Keputih. Pembangunan ini telah dilakukan mulai pertengahan April tahun 2013. “Adanya kantor yang baru nantinya diharapkan Terminal Keputih terlihat lebih tertata dan teratur,” ungkap Ir.Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Surabaya. (cnd)

kantor keputih 2

Advertisements
Categories: Uncategorized

In-class Training Sebagai Langkah Awal Menuju ISO OHSAS 18001:2007

Menjelang akhir tahun Dinas Perhubungan Kota Surabaya tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya guna meningkatkan pelayanan publik. Tidak hanya mutu pelayanan langsung kepada masyarakat, melainkan mutu keselamatan jajaran personel dan pengguna jasa transportasi di terminal dan unit pengujian kendaraan bermotor juga menjadi perhatian utama bagi Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Rabu Kemarin (13/12/2011) Dishub Surabaya mendapatkan pelatihan keamanan dan keselamatan kerja (K3) bagi pimpinan UPTD terminal, UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor dan Kepala Pangkalan di seluruh Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan tahap awal sebelum mendapatkan sertifikasi OHSAS 18001:2007 dan agenda kedua setelah mendapatkan sertifikasi tentang manajemen administrasi ISO 9001:2008 tahun yang lalu.

Diatas semua itu, pelatihan ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan kerja, meningkatkan standar mutu pelayanan keselamatan sesuai standar internasional serta mengurangi resiko di setiap unit pelayanan seperti terminal, stasiun pengujian kendaraan bermotor dan kantor utama Dishub Surabaya dari bahaya kecelakaan kerja.

“Agenda hari ini adalah in-class training, materi berikutnya tentang teknik penerapan dan prosedur dokumentasi yang lebih komprehensif akan dipaparkan pada tanggal 20-21 Desember 2011. Program yang urgent saat ini adalah peningkatan mutu keselamatan baik bagi petugas kami di lapangan maupun pengguna jasa transportasi.” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Transportasi , Irvan Wahydrajad, M.MT.

Boby Arief Hendradjaja selaku pemberi materi dan manager of training dari TUV Nord Indonesia mengatakan, “Saya melihat resiko terbesar datang dari luar (pengguna jasa terminal) seperti calon penumpang dan armada bus. Dengan adanya pelatihan dan penerapan sistem yang sesuai dengan ISO OHSAS 18001:2007, secara optimis resiko dapat ditekan hingga 50%. Pada dasarnya ada 3 hal utama dalam standar keselamatan, Kualitas SDM, sistem pencegahan dan penanganan kecelakaan dan yang  terakhir adalah sarana dan prasarana yang digunakan.

Kuncinya terletak pada kualitas SDM dalam meminimalisir resiko dan mengatasi kecelakaan yang sedang terjadi. Meski sebuah korporasi memiliki sistem dan fasilitas yang memadai, namun kualitas SDM yang kurang baik maka hal ini akan menyulitkan instansi itu sendiri. Materi yang diberikan dalam in-class training antara lain penugasan personel yang bertanggung jawab atas K3, pemasangan rambu khusus K3, dokumentasi sarana dan prasarana yang ada, dokumentasi kecelakaan kerja ang terjadi setiap harinya, serta perlengkapan untuk personel di lapangan serta langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat OHSAS 18001:2007.

Setelah mendapatkan pelatihan K3, pihak TUV Nord Indonesia selaku pemberi pelatihan, auditor serta pemberi sertifikasi ISO OHSAS 18001: 2007 akan memberikan rentang waktu 1 tahun kepada Dishub Surabaya untuk menerapkan materi yang telah diberikan dan menyediakan sarana dan prasarana di setiap unit-unit pelayanan. Selain itu, akan ada pre audit yang akan dilakukan sebelum sistem K3 diimplementasikan. Hal ini dilakukan agar perbandingan kualitas SDM dan ketersedian sarana dan prasarana sebelum dan sesudah penerapan sistem OHSAS dapat terlihat.

Categories: Uncategorized

Terapkan Konsep Ecocity di Sektor Transportasi Dishub Percantik Terminal Keputih

December 2, 2011 Leave a comment

Dalam waktu dekat warga di sekitar terminal Keputih akan dapat merasakan manfaat lain dari salah satu terminal milik Dinas Perhubungan Kota Surabaya selain aktivitas transportasi dimana saat ini terdapat pembangunan taman di dalamnya.

Pembangunan taman di atas lahan 400 m2 tersebut bertujuan untuk memperluas ruang terbuka hijau dan sebagai tempat hiburan bagi masyarakat kota Surabaya. Rencananya taman ini akan memiliki fasilitas taman bermain dan sangkar burung

Terminal Keputih mendukung konsep Eco2city dimana dalam penerapannya selain berfokus pada peningkatan ekonomi dan efisiensi sumber energi juga memperhatikan sisi ekologi (green terminal) yang berkelanjutan. Taman ini terbuka untuk umum dan nantinya akan dapat menciptakan suasananya terminal yang hijau dan humanis”, tutur Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi. Dari sisi efisiensi energi, taman ini akan mengadopsi sumber energi alternatif dari alam untuk perawatannya yakni penggunaan solar cell dan air resapan tanah. Selain itu dengan adanya taman bermain, taman ini diharapkan akan menjadi media bagi pemerintah kota Surabaya dalam mengenalkan dan menarik minat  warga khususnya anak-anak terhadap transportasi umum

Categories: Uncategorized

Surabaya Menuju Ecocity

Kunjungan Perwakilan Abnk Dunia ke Dishub Kota Surabaya

Progresif dan Dinamis. Dua kesan itulah yang tepat untuk menggambarkan keadaan kota Surabaya saat ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai kerjasama di semua sektor yang sedang dan akan dilakukan antara Pemerintah Kota Surabaya dengan Institusi asing, seperti contoh Prakarsa Infrastruktur Indonesia (IndII, Ausaid) dan World Bank. Senin kemarin (02/05) perwakilan Bank Dunia (World Bank) yang terdiri dari Ine Steenmans (Research Engineer), Holly Krambeck (Transport Engineer), Rajan. K. Bose (Senior Energy Specialist), Arif Mulya Rahardian (Economist) dan didampingi oleh 2 dosen dari ITS Surabaya, Rulli Pratiwi Setiawan dan Prananda Navita melakukan kunjungan ke kantor Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam rangka mengawali riset tentang kondisi eksisting dari kota Surabaya dari berbagai sektor khususnya penggunaan energi secara efisien untuk proyek yang berjudul Sustainable Urban Energy Development. Selain kota Surabaya, proyek tersebut juga dilaksanakan di 2 kota di Negara-negara Asia Tenggara yakni Cebu, Filipina dan Da Nang, Vietnam sebagai Benchmarking.

Proyek tersebut mencakup penggunaan energi utama dan energi alternatif secara efisien dari 6 sektor antara lain, sektor bangunan/gedung, pengaturan limbah padat, pengaturan air limbah, transportasi, penerangan umum serta sektor pembangkit tenaga listrik. Diharapkan rekomendasi dari riset yang dihasilkan dapat dijadikan pertimbangan oleh pemangku kepentingan baik eksekutif maupun legislatif dalam mengambil keputusan khususnya penggunaan energi untuk kota Surabaya. [vs]

Categories: Uncategorized

Transportasi Massal Mampu pecahkan Masalah kemacetan lalu Lintas

Dishub Hadiri Konfrensi di Malaysia

Kemacetan lalu lintas adalah permasalahan transportasi yang paling mudah dirasakan dan diukur oleh setiap orang. Kemacetan lalu lintas selain disebabkan oleh alasan klasik yaitu keterbatasan prasarana jalan dan persimpangan juga disebabkan oleh beberapa hal antara lain pengaturan lalu lintas, karakteristik lalu lintas, dan hambatan-hambatan lain.Kemacetan lalu lintas akan menyebabkan kota atau wilayah pengembangan tersebut menjadi tidak menarik lagi dan akhirnya pertumbuhan perekonomian akan mengalami siklus ulang yang memerlukan revitalisasi upaya dan biaya yang sangat besar.

Hal ini yang mendasari terselenggaranya acara Konfrensi “Urban Transportation Planing & integration” di Kuala Lumpur, Malaysia , serta dipaparkan beberapa kasus yang berkaitan dengan perencanaan transportasi perkotaan. Anthony Chin dari National University of Singapore memaparkan kasus tentang mengurangi kemacetan lalu lintas melalui metode pengurangan secara efektifas, selain itu metode secara menyeluruh juga diterapkan untukmengurangi kepadatan lalu lintas di Singapore. Lalu lintas yang macet, polusi udara dan suara, konsumsi energi, keselamatan dan keamanan, serta kesehatan merupakan issue yang berkembang dalam penerapan transportasi perkotaan.

Dengan efisiensi penggunaan lahan, pengendalian lalu lintas serta menjadikan transportasi publik sebagai inti (jantung mobilitas) terutama transportasi massal dari suatu negara diyakini mampu menekan kemacetan di jam-jam sibuk khususnya. Selain itu pembangunan jaringan jalan dengan sarana pendukung dirasakan lebih efektif dari pada harus membuat jalan atau dengan pelebaran jalan. Penggunaan sistem ITS yang dirasa sudah maju diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas. Strategi pengendalian lalu lintas Electronic Road Pricing (ERP) atau penetapan kawasan berbayar dirasa juga efektif untuk mengatasi penggunaan kendaraan pribadi. ERP di sejumlah negara terbukti efektif jika didukung dengan sistem transportasi massal yang bagus.[fr]

Sumber : http://www.dishubsurabaya.org/index.php?de=news&id=306

Categories: Uncategorized

Terminal Keputih Pelopori Penggunaan Solar Cell

Tindakan untuk hemat energi mulai digalakkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, dengan melaksanakan konsep Terminal berwawasan lingkungan di Terminal Keputih. Konsep pembangunan terminal ini diterapkan untuk masa depan yang lebih baik serta mengurangi ketergantungan akan bahan bakar. Pelaksanaan konsep terminal berwawasan lingkungan di terminal Keputih yang rencananya dirintis tahun 2011 ini dimulai dengan pembangunan taman yang dilengkapi dengan area bermain.

Untuk mendukung konsep pengembangan fasilitas terminal tersebut Dishub juga menerapkan penggunaan solar cell. Penggunaan solar cell yang mengubah tenaga surya menjadi listrik ini nantinya meliputi penggunaan warning light, lampu taman, dan PJU di Terminal Keputih seperti yang diterapkan di Traffic Light daerah Margomulyo. Teknis penggunaan solar cell ini dimulai dengan energi panas dari matahari yang ditangkap oleh panel surya (solar panel) yang kemudian energi tersebut di ubah kedalam energi listrik dan disimpan kedalam baterei/aki kering, sehingga energi tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Energi dari baterei inilah yang nantinya menjadi bahan bakar penggunaan listrik untuk warning light, lampu taman, dan PJU di Terminal Keputih.

Penggunaan energi dengan menggunakan solar cell ini sesuai dengan kebijakan penggunaan energi nasional yang dipaparkan oleh Menteri ESDM, bahwa pada saat ini setiap kegiatan atau peralatan yang akan digunakan lebih diutamakan untuk menggunakan energi terbarukan seperti solar cell. Dengan penggunaan solar cell yang bersumber pada energi matahari tersebut, penggunaan listrik dari PLN bisa dikurangi sebagai bentuk mencegah krisis energi yang terus mengancam.[fr]

Taman Terminal Keputih

Taman Bermain di terminal keputih

Solar Cell di Terminal keputih

Taman Bermain

Categories: Uncategorized

Penertiban dan Pemberian Sanksi Masih Terbukti Efektif

December 28, 2010 Leave a comment

“Dishub Kota Denpasar, Kunker ke Dishub Kota Surabaya”
…………………………………………………………………………………………………………………….
“Pemeriksaan tidak bisa ditawar” pernyataan ini terlontar disela-sela sambutan Plt. kepala Dishub Kota Surabaya pada acara studi banding dengan Dishub Kota Denpasar.

Terminal Purabaya Surabaya yang saat ini dalam tahap Pembangunan Revitalisasi, mendapat kunjungan Kerja dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar. Kunjungan yang diagendakan selama dua hari tersebut mengagendakan study banding mengenai tertib penyelenggaraan terminal, sehubungan dengan evaluasi angkutan AKAp.

Dalam study banding yang juga dihadiri oleh Organda Bali dan Organda Jawa Timur tersebut banyak membahas masalah penertiban di kawasan terminal, serta pemberian sanksi terhadap awak bus yang melanggar.

Penertiban di Terminal Purabaya yang gencar dilakukan saat ini, juga didukung oleh pemantauan via CCTV. CCTV di pasang diberbagai titik strategid di terminal. Seperti yang terpasang di keberangkatan bus AKAP/ AKDP.

Eddi juga menjelaskan, untuk mendisiplinkan awak bus dan memberikan pelayanan yang memuaskan terhadap pengguna jasa terminal, terminal memasang Smart Card di pintu kedatangan AKAP/ AKDP. Cara kerja Smart Card ini terbukti efektif dalam mengingatkan pengusaha jika KIR, ijin trayek dan STNK kendaraan mereka akan segera habis.

“Hingga saat ini, penertiban dan sanksi yang kita berikan kepada awak bus hingga pengusaha PO.Bus terbukti efektif,” imbuh Eddi di akhir diskusi. Apalagi saat ini terminal telah mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008 dalam menetapkan dan menerapkan sistem Manajemen berstandart Internasional.

Sumber : Dinas Perhubungan Kota Surabaya

Categories: Uncategorized