Archive

Author Archive

Kantor Baru di Terminal Keputih Selesai Dibangun

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah selesai membangun kantor di Terminal Keputih sejak awal Agustus 2013. Pembangunan ini sudah dimulai sejak pertengahan bulan April 2013. Ini adalah foto-foto kantor di Terminal Keputih:

 

Kantor Keputih 2

 

 

Kantor Keputih 1

 

 

Kantor Keputih 3

 

 

 

 

Kantor Keputih 4

 

 

Kantor Keputih 5

Advertisements

Pembangunan Kantor di Terminal Keputih

kantor keputih 1

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya saat ini sedang melakukan pembangunan kantor di Terminal Keputih. Pembangunan ini telah dilakukan mulai pertengahan April tahun 2013. “Adanya kantor yang baru nantinya diharapkan Terminal Keputih terlihat lebih tertata dan teratur,” ungkap Ir.Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Surabaya. (cnd)

kantor keputih 2

Categories: Uncategorized

Hijaunya Terminal Keputih!

Ini dia Taman di Terminal Keputih! Konsep ecocity dan green terminal sangat nampak di Terminal Keputih. Ada permainan untuk anak-anak, ada sangkar burung, dan juga tempat duduk di tengah-tengah taman. Pengunjung terminal, mulai dewasa hingga anak-anak, bisa menikmati rindangnya taman.

taman terminal keputih 1 flickr

taman terminal keputih 2 flickr

taman terminal keputih 3 flickr

taman terminal keputih 4 flickr

In-class Training Sebagai Langkah Awal Menuju ISO OHSAS 18001:2007

Menjelang akhir tahun Dinas Perhubungan Kota Surabaya tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya guna meningkatkan pelayanan publik. Tidak hanya mutu pelayanan langsung kepada masyarakat, melainkan mutu keselamatan jajaran personel dan pengguna jasa transportasi di terminal dan unit pengujian kendaraan bermotor juga menjadi perhatian utama bagi Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Rabu Kemarin (13/12/2011) Dishub Surabaya mendapatkan pelatihan keamanan dan keselamatan kerja (K3) bagi pimpinan UPTD terminal, UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor dan Kepala Pangkalan di seluruh Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan tahap awal sebelum mendapatkan sertifikasi OHSAS 18001:2007 dan agenda kedua setelah mendapatkan sertifikasi tentang manajemen administrasi ISO 9001:2008 tahun yang lalu.

Diatas semua itu, pelatihan ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan kerja, meningkatkan standar mutu pelayanan keselamatan sesuai standar internasional serta mengurangi resiko di setiap unit pelayanan seperti terminal, stasiun pengujian kendaraan bermotor dan kantor utama Dishub Surabaya dari bahaya kecelakaan kerja.

“Agenda hari ini adalah in-class training, materi berikutnya tentang teknik penerapan dan prosedur dokumentasi yang lebih komprehensif akan dipaparkan pada tanggal 20-21 Desember 2011. Program yang urgent saat ini adalah peningkatan mutu keselamatan baik bagi petugas kami di lapangan maupun pengguna jasa transportasi.” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Transportasi , Irvan Wahydrajad, M.MT.

Boby Arief Hendradjaja selaku pemberi materi dan manager of training dari TUV Nord Indonesia mengatakan, “Saya melihat resiko terbesar datang dari luar (pengguna jasa terminal) seperti calon penumpang dan armada bus. Dengan adanya pelatihan dan penerapan sistem yang sesuai dengan ISO OHSAS 18001:2007, secara optimis resiko dapat ditekan hingga 50%. Pada dasarnya ada 3 hal utama dalam standar keselamatan, Kualitas SDM, sistem pencegahan dan penanganan kecelakaan dan yang  terakhir adalah sarana dan prasarana yang digunakan.

Kuncinya terletak pada kualitas SDM dalam meminimalisir resiko dan mengatasi kecelakaan yang sedang terjadi. Meski sebuah korporasi memiliki sistem dan fasilitas yang memadai, namun kualitas SDM yang kurang baik maka hal ini akan menyulitkan instansi itu sendiri. Materi yang diberikan dalam in-class training antara lain penugasan personel yang bertanggung jawab atas K3, pemasangan rambu khusus K3, dokumentasi sarana dan prasarana yang ada, dokumentasi kecelakaan kerja ang terjadi setiap harinya, serta perlengkapan untuk personel di lapangan serta langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat OHSAS 18001:2007.

Setelah mendapatkan pelatihan K3, pihak TUV Nord Indonesia selaku pemberi pelatihan, auditor serta pemberi sertifikasi ISO OHSAS 18001: 2007 akan memberikan rentang waktu 1 tahun kepada Dishub Surabaya untuk menerapkan materi yang telah diberikan dan menyediakan sarana dan prasarana di setiap unit-unit pelayanan. Selain itu, akan ada pre audit yang akan dilakukan sebelum sistem K3 diimplementasikan. Hal ini dilakukan agar perbandingan kualitas SDM dan ketersedian sarana dan prasarana sebelum dan sesudah penerapan sistem OHSAS dapat terlihat.

Categories: Uncategorized

Terapkan Konsep Ecocity di Sektor Transportasi Dishub Percantik Terminal Keputih

December 2, 2011 Leave a comment

Dalam waktu dekat warga di sekitar terminal Keputih akan dapat merasakan manfaat lain dari salah satu terminal milik Dinas Perhubungan Kota Surabaya selain aktivitas transportasi dimana saat ini terdapat pembangunan taman di dalamnya.

Pembangunan taman di atas lahan 400 m2 tersebut bertujuan untuk memperluas ruang terbuka hijau dan sebagai tempat hiburan bagi masyarakat kota Surabaya. Rencananya taman ini akan memiliki fasilitas taman bermain dan sangkar burung

Terminal Keputih mendukung konsep Eco2city dimana dalam penerapannya selain berfokus pada peningkatan ekonomi dan efisiensi sumber energi juga memperhatikan sisi ekologi (green terminal) yang berkelanjutan. Taman ini terbuka untuk umum dan nantinya akan dapat menciptakan suasananya terminal yang hijau dan humanis”, tutur Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi. Dari sisi efisiensi energi, taman ini akan mengadopsi sumber energi alternatif dari alam untuk perawatannya yakni penggunaan solar cell dan air resapan tanah. Selain itu dengan adanya taman bermain, taman ini diharapkan akan menjadi media bagi pemerintah kota Surabaya dalam mengenalkan dan menarik minat  warga khususnya anak-anak terhadap transportasi umum

Categories: Uncategorized

Dishub Surabaya Lakukan Evaluasi Forum LLAJ di Terminal Bratang



Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengadakan rapat tentang rencana dan evaluasi forum lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) pada hari Jumat (8/07/2011). Rapat yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang mewakili asisten II walikota Surabaya bidang pembangunan, Kepala Satuan Lalu-lintas Polrestabes Surabaya, Kepala polisi sektor Tanjung Perak, Perwakilan Organda, Perwakilan SPTI, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana , Kepala Bidang Angkutan dan Kepala Bidang lalu-lintas membahas tentang koordinasi angkutan lebaran , rencana pemekaran Kawasan tertib lalu-lintas (KTL), Operasi Patuh dan pembentukan Pusat Kecelakaan Lalu-Lintas (Traffic Accident Center/TAC).

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Eddi, A.Md, LLAJ, S.Sos, MM. menyatakan bahwa KTL merupakan program yang cukup efektif dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan mengurangi jumlah kecelakaan yang ada di kota Surabaya. “Program KTL dirasa saat ini cukup efektif dan perlu diperluas guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan berlalu-lintas dengan tertib. KTL di Surabaya saat ini berjumlah 21 titik”. Sementara itu, Jajaran Polrestabes khususnya satuan lalu-lintas akan mengadakan operasi patuh menjelang operasi ketupat dalam rangka menyambut Lebaran. Asep Akbar Hikmana selaku Kasatlantas Polrestabes Surabaya memaparkan bahwa operasi patuh akan diselenggarakan mulai tanggal 9 hingga 24 juli 2011. “Operasi patuh akan diselenggarakan mulai besok hingga 2 minggu ke depan (Sabtu 09 – 24 Juli 2011) dan difokuskan pada pelanggaran marka yang dilakukan roda dua”, ujar Asep Akbar.

Dalam waktu dekat, Polrestabes Surabaya akan membangun Pusat Kecelakaan Lalu-lintas/ Traffic Accident Center (TAC) yang berlokasi di Polrestabes Surabaya. TAC ini bertujuan untuk mengevaluasi kejadian-kejadian kecelakaan dan penyebab kecelakaan yang terjadi di kota Surabaya. Asep menjelaskan,”TAC ini utamanya adalah tindak lanjut dari amanat undang-undang No. 22/2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan yang menyebutkan bahwa pembentukan TAC berguna untuk mengevaluasi kejadian dan penyebab kecelakaan serta memberikan solusi terhadap permasalahan kecelakaan lalu-lintas.” Nantinya gedung TAC tersebut akan ditempati para pemangku kepentingan dalam sektor transportasi seperti Dinas Perhubungan, Polrestabes Surabaya, Dinas PU dan Bina Marga dan dinas-dinas lainnya. “gedung TAC ini sekarang mencapai kemajuan 95% dan rencananya dapat di-launching minggu depan”, imbuhnya

Rapat yang diadakan di ruang rapat Surabaya Intelligent Transport Sistem, terminal Bratang juga membahas tentang penindakan terhadap angkutan umum dan pribadi yang melakukan pelanggaran rambu dilarang berhenti seperti yang terjadi di sepanjang jalan Darmo khususnya di depan RKZ. Diharapakan dengan adanya forum lalu-lintas dan angkutan jalan (LLAJ), mobilitas perkotaan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Selain itu forum tersebut dapat menjadi pusat pertukaran informasi antar pemangku kepentingan di sektor transportasi di Surabaya. [vs]

Terminal Purabaya Terima Kunjungan PKL Diklat Teknis (LLAJ) untuk Auditor



Jumat, 08 Juli 2011 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Purabaya menerima Kunjungan dari peserta diklat Lalulintas Angkutan Jalan (LLAJ) untuk Auditor. Kunjungan Diterima oleh Kepala UPTD Terminal Purabaya, May Ronald, SE,MM yang didampingi oleh Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Wiyung, Trio Wahyu Bowo Amd, LLAJ,SE. Kunjungan yang diikuti oleh 30 peserta dan 10 panitia ini merupakan rangkaian kegiatan diklat yang telah dilakukan mulai tanggal 01-07 Juli 2011.

Terminal Purabaya memiliki luas 120.000m2 dengan 843 personil dimana dalam pengelolaannya mengalami banyak tantangan. “Dulu terminal paling buruk tapi sekarang sudah mengalami banyak perubahan” jelas May Ronald. Hingga saat ini sebanyak 1200 bus yang menggunakan fasilitas terminal untuk melayani penumpang dengan tujuan antar kota maupun antar propinsi. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan fasilitas terminal diantaranya, pengawasan menggunakan CCTV dan sistem parkir elektrik serta pembangunan gedung. Selain itu Terminal Purabaya juga telah bersertifikat ISO 9001:2008 dalam hal pelayanan mutu. “Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan memanjakan pengguna terminal”, ujar May Ronald. Masyarakat sudah mulai percaya kepada terminal dalam hal keamanan dan pelayanan, tambah May Ronald.

Penutupan diklat tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Anton S Tampubolon, hadir juga Sekretariat Inspektorat Harto Nugroho dan plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eddi, A.Md LLAJ, S.Sos,MM. Sebelum penutupan ada beberapa hal yang disampaikan oleh Kepala Pusbang SDM Perhubungan Darat diantaranya, penjelasan tentang transportasi darat dan peranan auditor. “Transportasi darat adalah science” ujar Anton. Peranan Auditor adalah untuk mempercepat suksesnya transportasi serta didukung oleh sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dam attitude, tambahnya.[lil]